

RUPS LB Tahun 2025

Setelah menjalankan tugas kepemimpinan selama tiga periode berturut-turut sejak tahun 2010 hingga 2025, Direksi PT Jamkrida Bali Mandara (Perseroda) secara resmi mengakhiri masa jabatannya pada 21 November 2025. Keputusan berakhirnya masa jabatan tersebut disahkan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan Senin (17/11/2025). RUPSLB dihadiri oleh seluruh Pemegang Saham bertempat di Ruang Rapat Wiswa Sabha Pratama Provinsi Bali.
Direksi periode 2010 – 2025 yaitu I Ketut Widiana Karya sebagai Direktur Utama dan I Ketut Indra Satya Dharma Putra sebagai Direktur berhasil menempatkan Jamkrida Bali sebagai salah satu perusahaan penjaminan daerah yang sehat, inovatif, dan berdaya saing tinggi. Selama lebih dari satu dekade, Widiana Karya dan Indra Putra telah menorehkan banyak capaian mulai dari peningkatan kinerja keuangan yaitu sampai dengan Oktober 2025, Jamkrida Bali mencatatkan total aset sebesar Rp583,9 Milyar dan membukukan laba komprehensif periode Januari sampai dengan Oktober 2025 yaitu Rp6,6 Milyar. Sejak berdirinya, Jamkrida Bali telah menjamin lebih dari 761.892 Terjamin dengan total plafon penjaminan mencapai Rp46.572.009.900.556,-.
Inovasi Jamkrida Bali diawali dengan adanya ekspansi layanan di seluruh Kabupaten dan Kota di Bali yaitu melalui keberadaan Credit Guarantee Officer (CGO). Selain CGO, sejumlah inisiatif strategis seperti pengembangan Sistem Informasi Manajemen Terintegrasi, SIPKO (Sistem Informasi Penjaminan Kredit Online), JSO (Jamkrida Bali Suretyship Online), JDI (Jamkrida Bali Digital Information), Sistem Host to Host (H2H) Penjaminan Kredit Usaha Rakyat yang semuanya merupakan bentuk digitalisasi layanan menjadi warisan positif bagi keberlanjutan Perusahaan.
Dalam kesempatan tersebut Dewa Made Indra selaku Komisaris Utama Jamkrida Bali yang juga merupakan Sekretaris Daerah Provinsi Bali, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi dan kontribusi Widiana Karya dan Indra Putra yang telah membawa Jamkrida Bali berhasil melalui berbagai fase perkembangan penting. Kepala Biro Pengadaan Barang/Jasa dan Perekonomian Setda Provinsi Bali I Made Budi Adiana yang hadir mewakili Gubernur Bali sebagai Pemegang Saham Pengendali berkesempatan menyampaikan Piagam Apresiasi kepada Widiana Karya dan Indra Putra sebagai bentuk apresiasi Gubernur Bali terhadap dedikasi keduanya selama menjabat.
Widiana Karya mewakili Direksi periode 2010 – 2025 menyampaikan, “Kami mohon pamit dan mengucapkan terima kasih serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh Pemegang Saham, mitra kerja, stakeholder, dan segenap insan Perusahaan atas dukungan, kepercayaan dan kerja sama yang telah terjalin selama masa jabatan kami. Mohon maaf bila selama bertugas ada perkataan dan perbuatan yang kurang berkenan.” Widiana Karya turut mengucapkan selamat atas terpilihnya Direksi periode 2025 – 2030.
Tongkat estafet kepemimpinan kini diserahkan kepada Direksi baru yang terdiri dari Anak Agung Ngurah Adhi Ardhana sebagai Direktur Utama, Agus Adi Sana Putra sebagai Direktur Keuangan dan I Made Gde Budi Dwipayana sebagai Direktur Operasional. Selain Direksi, RUPSLB ini juga menetapkan dan mengangkat I Kadek Budi Prasetya sebagai Komisaris periode 2025 – 2029. Dalam sambutannya, Anak Agung Ngurah Adhi Ardhana menyampaikan komitmennya untuk meneruskan capaian baik yang telah dirintis dengan memastikan penerapan tata kelola perusahaan yang baik, menerapkan prinsip kehati-hatian dan tingkat kepatuhan sesuai dengan regulasi. Jajaran Direksi dan Komisaris baru secara resmi menduduki posisinya mulai 22 November 2025.

PT Jamkrida Bali Mandara (Perseroda)
SME's Solution
Merupakan Perusahaan Penjaminan terbesar di daerah Bali.
Official Website © 2025 PT Jamkrida Bali Mandara (Perseroda) | All rights reserved.